BisnisUmum

Krakatau Steel Suplai Pipa Baja PSN Dumai–Sei Mangkei Riau

245
×

Krakatau Steel Suplai Pipa Baja PSN Dumai–Sei Mangkei Riau

Sebarkan artikel ini
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman (Dua dari kanan) saat diwawancarai awak media di Kantor PT Krakatau Steel di Cilegon Banten. (Foto: Humas PT Krakatau Steel)

NEWSKOTA.COM – PT Krakatau Steel resmi mengirimkan pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional Indonesia melalui pembangunan infrastruktur gas bumi terintegrasi.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebutkan sebanyak 83.000 ton pipa baja dipasok untuk mendukung proyek strategis Dusem. Pipa baja tersebut diproduksi dengan standar internasional API 5L X52 PSL 2 yang dirancang untuk menahan tekanan tinggi ekstrem dalam operasional transmisi gas.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Krakatau Steel Group bersama anggota konsorsium dalam menjaga proyek tetap sesuai jadwal. Kita harapkan nanti rencananya ada first welding di pertengahan Maret,” kata Laode saat diwawancara awak media di kantor PT Krakatau Steel di Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026).

Ia menegaskan, proyek pipa sepanjang 541 kilometer tersebut menjadi infrastruktur vital dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Jaringan ini akan mengintegrasikan sistem transmisi gas dari Sumatra hingga Jawa.

“Kalau ini sudah terbangun, Krakatau Steel Group sudah membantu kami membangun hampir 900 kilometer pipa. Langkah ini sebagai bagian dari membangun ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo, memastikan proses pengiriman dilakukan sesuai target yang telah ditetapkan. Ia menegaskan proyek Dusem juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.

“Krakatau Steel Group berkomitmen untuk terus mendukung agenda Dirjen Migas dalam menyediakan layanan terbaik, khususnya dalam membangun ketahanan energi,” ujar Hernowo.

Ia menyebut estimasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam proyek ini mencapai 60 persen, sehingga turut memperkuat kemandirian industri baja nasional dan ekosistem manufaktur domestik.

READ  Ferrari Kuasai Latihan Bebas Kedua GP Azerbaijan, McLaren Alami Masalah

Proyek Pipanisasi Dusem sendiri merupakan bagian dari jaringan pipa gas bumi Duri–Belawan dan ditargetkan rampung pada 2027. Infrastruktur ini akan mengalirkan gas dari Wilayah Kerja Andaman menuju Jawa guna meningkatkan efisiensi distribusi energi nasional sekaligus mendukung transisi energi yang lebih bersih.

Langkah tersebut juga sejalan dengan visi Prabowo Subianto dalam agenda Asta Cita yang menitikberatkan pada penguatan kedaulatan energi, hilirisasi industri, serta optimalisasi penggunaan produk dalam negeri. (LQJ)