BisnisUmum

KAI Catat 655.407 Tiket Lebaran 2026 Terjual, Keberangkatan 19–20 Maret Paling Diminati

344
×

KAI Catat 655.407 Tiket Lebaran 2026 Terjual, Keberangkatan 19–20 Maret Paling Diminati

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 655.407 tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026 telah terjual. Data tersebut dihimpun hingga Sabtu (7/2/2026) pukul 10.00 WIB.

Penjualan tiket Lebaran 2026 dilakukan dengan pola H-45 sebelum keberangkatan. Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyusun rencana perjalanan mudik sekaligus mengatur distribusi arus penumpang agar tetap lancar dan merata.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Skema ini memberi fleksibilitas bagi pelanggan dalam menentukan waktu perjalanan sekaligus membantu distribusi arus mudik agar lebih merata,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Berdasarkan data sementara, penjualan tiket tertinggi tercatat untuk jadwal keberangkatan pada 19 Maret 2026 dan 20 Maret 2026. Pada masing-masing tanggal tersebut, sebanyak 63.456 tiket kereta api reguler telah habis dipesan oleh pemudik.

Sementara itu, KAI menyebut ketersediaan tiket pada sejumlah tanggal perjalanan di luar masa puncak mudik Lebaran masih cukup melimpah. Salah satu tanggal yang masih direkomendasikan untuk perjalanan mudik adalah 23 Maret 2026 guna memperoleh kenyamanan perjalanan yang lebih optimal.

Dari sisi tujuan perjalanan, Stasiun Pasar Senen menjadi tujuan paling populer dengan total pemesanan mencapai 38.710 penumpang. Di posisi kedua, Stasiun Yogyakarta mencatat jumlah pemesanan tiket Lebaran sebanyak 27.241 calon penumpang.

KAI juga mengingatkan setiap calon penumpang wajib menggunakan satu kartu identitas resmi untuk satu tiket kereta api reguler sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, KAI telah memanfaatkan teknologi identifikasi wajah (face recognition) guna memastikan keaslian data pengguna jasa saat proses naik ke peron dan gerbong kereta.

Di sisi operasional, KAI tengah mengoptimalkan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh sarana lokomotif dan rangkaian gerbong. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran operasional selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

READ  Tingkatkan Produksi Pangan, Lamongan Terapkan Musim Tanam Ketiga

“KAI berkomitmen menghadirkan layanan mudik yang tertib, aman, dan nyaman. Dengan perencanaan sejak dini, perjalanan libur Lebaran 2026 bersama kereta api dapat dinikmati dengan lebih tenang,” kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI, Wisnu Pramudya.

Selain itu, KAI juga menyiapkan alokasi tiket khusus bagi penumpang rombongan dengan kuota maksimal sebesar 10 persen dari total kapasitas tempat duduk kereta. Kuota tersebut diprioritaskan untuk program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah maupun dukungan dari instansi swasta nasional. (OMN)