NEWSKOTA.COM – PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali meraih pengakuan internasional dengan memenangkan Gold Stevie® Award for Technology Excellence 2025. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas inovasi Hydrobot, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan untuk mengoptimalkan pengelolaan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Hydrobot, sebuah terobosan dalam teknologi energi, mengalahkan lebih dari 1.500 nominasi dari 36 negara. “Hydrobot adalah wujud transformasi digital PLN Nusantara Power dalam menghadirkan solusi energi berkelanjutan,” kata Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah. “Kami bangga karya internal insan PLN NP mendapat pengakuan internasional.”
Aplikasi ini berfungsi sebagai asisten virtual bagi operator PLTA, dilengkapi dengan fitur chatbot percakapan (NLP). Hydrobot memproses data cuaca real-time, telemetri, dan model prediktif, memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan akurat. Operator dapat meminimalkan potensi luapan air, mengatur beban optimal untuk peningkatan produksi energi hijau, dan mengurangi emisi karbon.
Hydrobot memanfaatkan data untuk memprediksi debit masuk dan elevasi permukaan bendungan. Prediksi dan rekomendasi operasional disajikan melalui dasbor web dan chatbot, dilengkapi sistem peringatan dini. Fitur ini mengurangi miskomunikasi antar-shift operator dan mentransformasikan pengambilan keputusan menjadi berbasis data, meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.
Penghargaan ini, yang akan diserahkan di New York City pada 16 September 2025, melanjutkan tradisi PLN NP dalam meraih Stevie Awards sejak 2018. Sebelumnya, PLN NP telah diakui untuk inovasi seperti aplikasi keselamatan kerja iZAT dan sistem digitalisasi kinerja pembangkit. Prestasi ini menegaskan posisi PLN NP sebagai perusahaan energi yang adaptif dan inovatif.
Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan reputasi PLN NP, tetapi juga memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan bauran energi bersih. Melalui Hydrobot, PLN NP bertekad menjadi motor penggerak transisi energi di Indonesia, menghadirkan ketenagalistrikan yang andal, hijau, dan berkelanjutan. (EGR)