Umum

Medan Sulit, Basarnas Tak Evakuasi Seluruh Serpihan Pesawat ATR

393
×

Medan Sulit, Basarnas Tak Evakuasi Seluruh Serpihan Pesawat ATR

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan tidak akan mengangkut seluruh serpihan pesawat ATR 42-500 PK-THT yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Fokus saat ini dialihkan sepenuhnya pada pemenuhan bukti investigasi bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Bukti Investigasi Dianggap Mencukupi
Kepala Basarnas, Marsdya Mohammad Syafii, menyatakan bahwa komponen vital yang diperlukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan telah diamankan. Termasuk di antaranya adalah kotak hitam (black box) yang menjadi kunci utama penyelidikan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Dari KNKT sudah menyampaikan bahwa dengan bukti black box yang sudah ditemukan dan beberapa komponen pesawat yang sudah diserahterimakan, sementara dinyatakan cukup untuk ditindaklanjuti ke tahap investigasi,” ujar Syafii dalam konferensi pers, Jumat (23/1/2026).

Kendala Medan yang Ekstrem
Selain kecukupan bukti, kondisi geografis Gunung Bulusaraung yang terjal menjadi faktor utama penghentian evakuasi badan pesawat secara menyeluruh. Medan yang sulit dinilai terlalu berisiko jika dipaksakan untuk mengangkut seluruh material pesawat yang tersisa.

Meski demikian, Syafii menegaskan bahwa Basarnas tetap menyiagakan personel jika sewaktu-waktu KNKT memerlukan pengambilan komponen tambahan. “Misalkan nanti KNKT membutuhkan bantuan untuk mengevakuasi part yang sekiranya masih sangat dibutuhkan, kami siap mendukung,” tambahnya.

Operasi SAR Korban Resmi Ditutup
Terkait pencarian penumpang dan kru, Basarnas menyatakan bahwa Operasi SAR telah resmi ditutup. Hal ini dikarenakan seluruh korban kecelakaan telah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi kejadian.

Syafii menjelaskan bahwa status kegiatan di lokasi saat ini telah berganti. “Operasi yang kita lakukan sekarang adalah operasi dukungan, bukan lagi operasi SAR. Karena operasi SAR ditujukan untuk menemukan dan mengevakuasi korban,” pungkasnya. (XPD)

READ  Alwi Farhan Tampil Perkasa dan Juarai Indonesia Masters 2026