Umum

Bupati Ipuk Dorong Santri Banyuwangi Berperan dalam Pembangunan Menuju Indonesia Emas

316
×

Bupati Ipuk Dorong Santri Banyuwangi Berperan dalam Pembangunan Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Banyuwangi menjadi momentum penting bagi penguatan peran santri di era modern. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendorong para santri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman serta tradisi luhur pesantren.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Ipuk saat memimpin upacara peringatan HSN 2026 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (22/10/2026). Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Banyuwangi tampak khidmat mengikuti rangkaian acara tersebut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Bupati Ipuk menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali peran strategis santri dalam menjaga nilai keagamaan dan menentukan arah masa depan bangsa.

Dalam amanatnya, Ipuk menyinggung jejak sejarah perjuangan ulama dan santri lewat Resolusi Jihad 1945 yang menjadi pondasi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat patriotisme itu, menurutnya, harus ditransformasikan ke dalam tindakan nyata di era sekarang.

“Warisan perjuangan itu harus terus kita hidupkan dalam pengabdian kita. Hari ini semangat tersebut kita wujudkan dengan memperluas pendidikan, mengatasi kemiskinan, menjaga persatuan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Inilah bentuk cinta tanah air yang harus kita lakukan bersama-sama,” tegas Ipuk.

Penguasaan IPTEK Jadi Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Guna menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis, Bupati Ipuk berpesan agar para santri terus memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas diri. Kedalaman ilmu agama harus berjalan seiring dengan penguasaan pengetahuan umum dan teknologi digital.

Ia berharap kombinasi antara keilmuan agama, moralitas, dan penguasaan teknologi dapat menjadikan santri sebagai pilar utama pembangunan daerah maupun nasional.

READ  Ramenini Cappuccini: Inovasi Ramen Unik Ala Jepang Hadir di Indonesia

“Dengan modal tersebut, santri diharapkan dapat menjadi kekuatan penting dalam ruang strategis pembangunan,” lanjutnya.

Program Nyata Pemkab Banyuwangi untuk Santri
Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup santri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menghadirkan sejumlah program unggulan dalam rangkaian HSN 2026, di antaranya:

1. Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Pelayanan kesehatan langsung di lingkungan pondok pesantren untuk menjaga kebugaran fisik santri.

2. Santri Mengajar: Program edukasi di mana santri berbagi ilmu agama kepada siswa-siswi di sekolah umum.

3. Rembug Santri: Ruang dialog interaktif untuk menyerap aspirasi, gagasan, serta pemikiran inovatif dari kalangan santri.

Melalui sinergi program ini, Bupati Ipuk optimistis santri Banyuwangi mampu tumbuh menjadi generasi yang unggul, berdaya saing global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. (SLW)