NEWSKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menggelar Job Fair Hybrid 2026 untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran. Bursa kerja terpadu ini melibatkan 48 perusahaan dan 12 lembaga pendukung dengan menyediakan lebih dari 2.000 lowongan pekerjaan, baik untuk penempatan dalam negeri maupun luar negeri.
Menariknya, Job Fair Hybrid 2026 juga memberikan kesempatan khusus bagi penyandang disabilitas agar memperoleh akses yang setara dalam proses rekrutmen tenaga kerja.
Pendaftaran secara daring telah dibuka mulai 29 Oktober hingga 5 November 2026 melalui laman resmi siapkerja.sidoarjokab.go.id. Para pencari kerja diwajibkan membuat akun, melengkapi profil, dan mendaftarkan diri melalui platform tersebut sebelum mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo, Dwieko Saptono, mengatakan penyelenggaraan bursa kerja hibrida ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja.
“Job Fair Hybrid 2026 sebagai upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/11/2026).
Dwieko menjelaskan, hingga saat ini terdapat 48 perusahaan yang berpartisipasi bersama 12 lembaga pendukung. Berbagai perusahaan dan sektor industri tersebut menawarkan lebih dari 2.000 posisi pekerjaan dengan pilihan penempatan di dalam maupun luar negeri.
Untuk memberikan kesempatan yang inklusif, Disnaker Sidoarjo juga menyediakan jalur pendaftaran khusus bagi pencari kerja penyandang disabilitas melalui tautan bit.ly/jobfairsidoarjo2026disabilitas.
Setelah pendaftaran daring, tahapan selanjutnya dilanjutkan dengan wawancara langsung atau walk-in interview serta verifikasi lamaran di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo.
Kegiatan luring tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3–4 November 2026 untuk peserta umum. Sementara itu, khusus peserta penyandang disabilitas mendapatkan jadwal pada 5 November 2026.
“Kesempatan ini terbuka bagi masyarakat umum maupun penyandang disabilitas, mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegas Dwieko.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos tahap pendaftaran daring, sistem akan menerbitkan bukti pelamaran berupa kode QR (QR Code). Dokumen tersebut dilengkapi nomor antrean dan jadwal kehadiran sesuai sesi yang telah ditentukan.
Proses verifikasi dan wawancara berlangsung setiap hari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Peserta diimbau datang tepat waktu atau maksimal 30 menit sebelum jadwal yang tertera agar proses seleksi bersama perusahaan berjalan lancar.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Sidoarjo, Yulita Indah Prasetiari, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pendaftaran dan seleksi Job Fair Hybrid 2026 tidak dipungut biaya.
“Disnaker Sidoarjo menegaskan bahwa seluruh tahapan penyelenggaraan Bursa Kerja Terbuka Tahun 2026 ini tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkas Yulita.
Masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai jadwal, persyaratan, maupun daftar perusahaan peserta dapat mengakses laman resmi disnaker.sidoarjokab.go.id atau mengikuti akun Instagram @disnakersidoarjo.
Disnaker Sidoarjo juga menyediakan layanan bantuan langsung melalui helpdesk di kantor dinas pada hari kerja serta layanan hotline di nomor 082359634501.
Melalui Job Fair Hybrid 2026, Pemkab Sidoarjo berharap semakin banyak pencari kerja yang terserap di dunia usaha dan industri. Pelaksanaan bursa kerja secara daring dan luring ini sekaligus diharapkan memperluas akses rekrutmen yang transparan, mudah dijangkau, dan inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. (RTM)




