PemerintahanUmum

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Tak Menyerah Berantas Kemiskinan

287
×

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Tak Menyerah Berantas Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menyalami para Gubernur sesaat setelah tiba di Rakornas 2026 di Sentul, Bogor, Senin 2 Februari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

NEWSKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak menyerah dalam upaya menghilangkan kemiskinan di Indonesia. Presiden menegaskan bahwa kondisi kemiskinan tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang wajar di tengah melimpahnya kekayaan alam yang dimiliki bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul, Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Kekayaan kita sangat banyak. Tapi terus terang saja, unsur pimpinan di semua tingkat masih kurang dalam tugasnya menjaga dan mengelola kekayaan bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Kepala Negara menegaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan kekayaan bangsa melekat pada seluruh unsur elite, mulai dari akademisi, politisi, aparat keamanan, hingga lembaga yudikatif. Menurutnya, kegagalan dalam mengelola sumber daya nasional berdampak langsung pada masih tingginya angka kemiskinan di Tanah Air.

Presiden juga mengajak seluruh pemimpin di tingkat pusat dan daerah untuk membulatkan tekad membenahi diri, lingkungan, serta lingkaran pengambilan keputusan masing-masing. Ia menekankan pentingnya persatuan lintas partai politik serta mengesampingkan konflik dan perbedaan politik masa lalu demi kepentingan bangsa.

“Mari kita bersatu. Tidak ada urusan saudara berasal dari partai mana. Jangan kita terlibat dalam sekat-sekat yang timbul karena sejarah,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menolak sikap ragu dan pesimistis dalam menghadapi persoalan kemiskinan. Menurutnya, keraguan hanya akan menghambat langkah nyata dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Kita harus bersatu berjuang menghilangkan kemiskinan bangsa Indonesia. Kita tidak boleh menyerah dan terus mempertanyakan apakah kita mampu,” tegas Presiden.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh menyerah sebelum bertanding. Tingginya angka kemiskinan, kata Presiden, tidak dapat diterima mengingat besarnya potensi kekayaan alam dan sumber daya yang dimiliki bangsa Indonesia.

READ  Rokok Ilegal dan Sabu Rp8 Miliar Berhasil Diamankan

Dengan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Presiden Prabowo berharap upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih cepat dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (FWB)