Umum

Penjualan Suzuki di Jatim Melonjak 62 Persen, New Carry Jadi Penopang Utama

335
×

Penjualan Suzuki di Jatim Melonjak 62 Persen, New Carry Jadi Penopang Utama

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Jawa Timur menjadi salah satu pasar penting yang menopang pertumbuhan bisnis Suzuki sepanjang tujuh bulan pertama 2026. Penjualan ritel Suzuki di provinsi ini menembus lebih dari 5.000 unit pada periode Januari-Juli 2026, atau melonjak 62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai kontributor penjualan ritel Suzuki terbesar kedua secara nasional setelah Jabodetabek. Kontribusi Jawa Timur mencapai sekitar 12 persen dari total penjualan ritel Suzuki di Indonesia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Sales 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Rendy Anggadiputra, mengatakan capaian tersebut menunjukkan masih tingginya kebutuhan masyarakat Jawa Timur terhadap kendaraan, baik untuk menunjang aktivitas bisnis maupun mobilitas keluarga.

“Berkaca dari kinerja periode Januari hingga Juli 2026, penjualan ritel Suzuki di Jawa Timur mencapai lebih dari 5.000 unit, atau tumbuh signifikan sebesar 62 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Rendy.

Menurutnya, karakter kebutuhan konsumen di Jawa Timur cukup beragam. Kendaraan tidak hanya digunakan sebagai sarana mobilitas keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan usaha dan sektor industri.

Senior Area Sales Manager PT United Motors Centre (UMC), Wiyarso Adiwibowo, mengatakan keragaman kebutuhan tersebut tercermin dari komposisi model Suzuki yang menjadi penyumbang penjualan terbesar di Jawa Timur.

“Kebutuhan kendaraan tidak hanya berasal dari konsumen keluarga, tetapi juga pelaku usaha dan sektor industri. Kondisi tersebut tercermin dari komposisi tiga model Suzuki yang menjadi penyumbang penjualan terbesar di wilayah tersebut,” ungkap Wiyarso dalam Regional Sharing Session Suzuki di Surabaya, Rabu (26/8/2026).

New Carry Kuasai Penjualan

READ  Tembus 100 Juta Subscriber, BLACKPINK Ukir Rekor Baru di YouTube

Suzuki New Carry menjadi tulang punggung penjualan Suzuki di Jawa Timur. Kendaraan niaga ringan tersebut menyumbang sekitar 55 persen dari total penjualan ritel Suzuki di provinsi ini.

Besarnya kontribusi New Carry menunjukkan kuatnya permintaan kendaraan niaga untuk menunjang berbagai aktivitas usaha. Mulai dari distribusi barang, perdagangan hingga operasional bisnis menjadi sektor yang membutuhkan kendaraan dengan karakter produktif seperti New Carry.

Posisi berikutnya ditempati Suzuki XL7 dengan kontribusi sekitar 18 persen. Model tersebut menjadi kendaraan penumpang Suzuki dengan penjualan terbesar di Jawa Timur.

Sebagai SUV berkapasitas tujuh penumpang, XL7 menawarkan ruang kabin yang lega dan kenyamanan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas keluarga.

Sementara itu, Suzuki Fronx menyumbang sekitar 16 persen terhadap penjualan ritel Suzuki di Jawa Timur. Model crossover bergaya modern tersebut mendapat respons positif dari konsumen melalui kombinasi desain, fitur dan teknologi yang ditawarkan.

Ketiga model tersebut memiliki karakter dan target konsumen yang berbeda. Namun, semuanya mendapatkan apresiasi karena menawarkan efisiensi bahan bakar serta biaya perawatan yang relatif terjangkau.

“Meski masing-masing model mendapatkan impresi spesifik dari pelanggan, ketiganya turut mendapatkan apresiasi atas kehematan konsumsi bahan bakar maupun biaya perawatan yang terjangkau,” tambah Wiyarso.

24 Diler dan 32 Bengkel Perkuat Layanan

Pertumbuhan penjualan kendaraan Suzuki di Jawa Timur juga didukung oleh jaringan penjualan dan purna jual yang cukup luas.

Area Manager PT Buana Indomobil Trada (BIT), Agus Henryanto Tan, mengatakan saat ini Suzuki memiliki 24 outlet penjualan dan 32 bengkel resmi yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur.

Keberadaan jaringan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pengalaman kepemilikan kendaraan. Terutama bagi konsumen yang menggunakan mobil untuk kebutuhan operasional bisnis maupun mobilitas sehari-hari.

READ  Polri Kerahkan 8.600 Personel Gabungan Amankan HUT ke-80 RI di Monas

Layanan yang tersedia mencakup perawatan berkala, perbaikan kendaraan hingga penyediaan suku cadang resmi.

Suzuki juga memperkuat layanan digital melalui platform MySuzuki. Melalui platform tersebut, pelanggan dapat melakukan reservasi servis berkala sekaligus mengakses katalog suku cadang dan aksesori resmi.

“Pertumbuhan penjualan tentu perlu berjalan beriringan dengan kualitas pengalaman kepemilikan. Karena itu, kami terus memperkuat akses pelanggan terhadap layanan purna jual melalui jaringan diler dan bengkel resmi, sekaligus menghadirkan kemudahan digital melalui MySuzuki,” ujar Agus yang akrab disapa Agustan.

Dengan pertumbuhan penjualan sebesar 62 persen hingga Juli 2026, Jawa Timur semakin memperlihatkan posisinya sebagai salah satu pasar strategis bagi Suzuki.

Kombinasi kuatnya permintaan kendaraan niaga melalui New Carry serta kendaraan penumpang seperti XL7 dan Fronx menunjukkan pasar otomotif Jawa Timur memiliki spektrum kebutuhan yang luas.

Mulai dari kendaraan produktif untuk mendukung usaha, kendaraan keluarga hingga kendaraan yang mengakomodasi kebutuhan gaya hidup, seluruh segmen tersebut menjadi peluang bagi Suzuki untuk terus memperkuat pasar di Jawa Timur. (QHI)