BisnisUmum

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, KAI Tambah Kereta Malang-Gambir

382
×

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, KAI Tambah Kereta Malang-Gambir

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menambah satu perjalanan kereta api ekstra rute Stasiun Malang menuju Stasiun Gambir, Jakarta, pada Minggu (6/9/2026). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di tengah gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu penutupan sejumlah bandara.

Kereta api tambahan tersebut dijadwalkan bertolak dari Stasiun Malang pada pukul 20.15 WIB. Dalam perjalanan ini, KAI menyediakan kapasitas sebanyak 350 tempat duduk yang terbagi dalam tujuh kereta kelas eksekutif.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa penambahan perjalanan ini merupakan bentuk penyesuaian layanan demi menjaga kelancaran mobilitas masyarakat yang membutuhkan alternatif moda transportasi darat menuju ibu kota.

“KAI terus memastikan masyarakat memiliki akses transportasi kereta api yang aman dan nyaman melalui penyesuaian layanan perjalanan. Setiap pengaturan perjalanan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan,” kata Mahendro.

Ia menambahkan, pihaknya terus memantau dinamika kebutuhan penumpang dan kondisi operasional di lapangan. Evaluasi dan penyesuaian perjalanan akan terus dilakukan secara berkala sesuai dengan kesiapan sarana dan standar keselamatan baku.

Guna menghindari keterlambatan atau kendala selama perjalanan, Mahendro mengimbau para calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan cermat dan memantau pembaruan informasi secara berkala.

Informasi resmi mengenai jadwal keberangkatan, ketersediaan tiket, maupun penyesuaian layanan dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, atau kanal informasi resmi KAI lainnya. (YSK)

READ  Menkeu Bahas Tarif Cukai Rokok 2026 dengan Pengusaha, Jaga Industri Nasional.