Umum

Atasi Antrean BBM di Bali, Pertamina Datangkan 20 Juta Liter Pertalite

230
×

Atasi Antrean BBM di Bali, Pertamina Datangkan 20 Juta Liter Pertalite

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus mempercepat pemulihan layanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Bali. Langkah ini dilakukan melalui penguatan pasokan, penambahan jam operasional SPBU, hingga peningkatan kesiapan armada dan personel guna mengurai antrean serta memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.

Sebagai bentuk penanganan cepat, pada Jumat (16/10/2026), dua kapal pengangkut BBM telah bersandar di Bali membawa total 20 juta liter Pertalite. Kapal MT Pangkalan Brandan bersandar di Integrated Terminal (IT) Manggis dengan muatan 16 juta liter Pertalite, sementara MT Asian Rigel bersandar di Fuel Terminal (FT) Sanggaran membawa 4 juta liter Pertalite.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa penguatan pasokan ini dilakukan untuk memenuhi lonjakan permintaan pascastok di sejumlah SPBU sempat kosong.

“Rata-rata konsumsi harian Pertalite di Bali mencapai sekitar 2,2 juta liter. Sementara itu, pada 13–15 Oktober, rata-rata penyaluran ke SPBU telah kami tingkatkan mencapai 3 juta liter per hari untuk menutupi permintaan masyarakat yang belum terlayani sebelumnya,” ujar Ahad.

Target Stok 48 Juta Liter dan Operasional SPBU 24 Jam
Guna memperkuat ketahanan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga menargetkan penambahan stok Pertalite hingga 48 juta liter pada 17 Oktober 2026. Jumlah ini setara dengan ketahanan pasokan aman selama dua minggu ke depan.

Dari sisi pelayanan langsung ke konsumen, sebanyak 66 SPBU disiapkan beroperasi penuh selama 24 jam, yang tersebar di dua wilayah utama:

1. Kota Denpasar: 42 SPBU

2. Kabupaten Badung: 24 SPBU

Untuk menyokong kelancaran distribusi dari terminal ke SPBU, IT Manggis dan FT Sanggaran disiagakan beroperasi 24 jam penuh dengan dukungan 108 mobil tangki dan 465 awak mobil tangki (AMT). Pertamina juga memperkuat armada dengan mengalihkan sebagian mobil tangki dari Banyuwangi ke Bali, serta berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk penyiapan personel pengemudi cadangan.

READ  Juventus Menang Tipis atas Lecce, Vlahovic Jadi Pembeda

Skema Pembatasan Pembelian BBM Maksimal Roda 2 dan Roda 4
Guna menjaga ketertiban dan kelancaran antrean di SPBU, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Bali menyepakati aturan pembatasan pembelian BBM harian yang telah disetujui oleh Gubernur Bali, yaitu:

– Kendaraan Roda 4 (Mobil): Maksimal 20 liter per pengisian.

– Kendaraan Roda 2 (Motor): Maksimal 3 liter per pengisian.

“Kami terus mengevaluasi kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berterima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat,” ungkap Ahad.

Pertamina mengimbau masyarakat Bali untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan tanpa melakukan panic buying. Informasi terkini mengenai layanan SPBU di Bali dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali, atau melalui Pertamina Contact Center 135. (XTN)