Umum

Menang Sprint MotoGP Qatar Usai Insiden Bezzecchi, Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia

388
×

Menang Sprint MotoGP Qatar Usai Insiden Bezzecchi, Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia

Sebarkan artikel ini
Marc Marquez (kanan) menjuarai balapan Sprint MotoGP Qatar, sementara Jorge Martin (kiri) finis di posisi ketiga (Foto: motogp.com)

NEWSKOTA.COM – Marc Marquez berhasil memenangi balapan Sprint MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Internasional Lusail, Sabtu (7/11/2026). Kemenangan pembalap Ducati tersebut diwarnai insiden kontroversial dengan Marco Bezzecchi yang berujung kecelakaan dan membuat persaingan perebutan gelar juara dunia semakin mengerucut.

Insiden terjadi ketika Marquez dan Bezzecchi bersaing memperebutkan posisi terdepan. Kontak antara kedua pembalap membuat Bezzecchi terjatuh dan gagal melanjutkan balapan. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri peluang matematis pembalap Aprilia itu untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2026.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Dengan tersingkirnya Bezzecchi dari persaingan gelar, perebutan titel kini mengerucut pada Marquez dan Jorge Martin.

Marquez bahkan berpeluang memastikan gelar juara dunia pada balapan utama Grand Prix Qatar, Minggu (8/11/2026). Syaratnya, pembalap asal Spanyol tersebut harus memenangi balapan, sementara Martin gagal mendapatkan poin.

Balapan Sprint sebenarnya berlangsung dengan sejumlah drama sejak awal. Sesi yang dijadwalkan dimulai pukul 19.00 waktu Doha itu semula dipimpin Bezzecchi, dengan Marquez membayangi di posisi kedua.

Namun, jalannya balapan harus dihentikan setelah kecelakaan yang melibatkan Francesco Bagnaia dan Fermin Aldeguer pada akhir lap kedua.

Aldeguer mencoba melakukan manuver menyalip Bagnaia dari sisi dalam. Akan tetapi, manuver tersebut berujung benturan yang membuat pembalap Ducati itu terlempar dari motornya dan mengalami benturan keras pada bagian punggung.

Setelah memastikan Bagnaia dalam kondisi sadar, petugas memutuskan menghentikan balapan untuk memberikan penanganan terhadap insiden tersebut.

Sprint kemudian dilanjutkan melalui prosedur start ulang dengan durasi sepuluh lap, atau berkurang satu lap dibandingkan jadwal awal. Aldeguer juga dijatuhi hukuman dua long lap penalty atas insiden dengan Bagnaia.

Pada start ulang, Marquez langsung mengambil alih posisi terdepan. Ia memimpin di depan Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio.

READ  Kembali Setelah 22 Tahun, MotoGP Brasil 2026 Siap Digelar di Sirkuit Goiânia

Persaingan semakin panas ketika Bezzecchi berusaha merebut kembali posisi pertama. Pada tikungan pertama lap keempat, pembalap Aprilia tersebut mencoba menyalip Marquez hingga membuat rivalnya melebar keluar lintasan.

Ketika kembali ke jalur balapan, kedua pembalap terlibat kontak. Bezzecchi kemudian terjatuh, sementara Marquez tetap melanjutkan balapan tanpa mendapatkan penalti dari insiden tersebut.

Setelah kehilangan pesaing utamanya, Marquez semakin nyaman memimpin jalannya Sprint. Ia bahkan mencatatkan lap tercepat pada lap kelima dan ketujuh untuk memperlebar jarak dari para rivalnya.

Sementara itu, Jorge Martin juga tampil kompetitif meski masih dibayangi cedera patah tulang pergelangan tangan. Pembalap Aprilia tersebut sempat naik ke posisi kedua dan memberikan tekanan dalam persaingan memperebutkan posisi terdepan.

Namun, pada lap terakhir Martin harus kehilangan posisi kedua setelah disalip Fabio Di Giannantonio. Martin akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ketiga, sedangkan Di Giannantonio mengamankan posisi runner-up.

Raul Fernandez finis keempat, disusul Johann Zarco di posisi kelima dan Pedro Acosta di urutan keenam.

Ai Ogura, Enea Bastianini, dan Iker Lecuona melengkapi daftar pembalap yang berhasil mengamankan poin dalam Sprint MotoGP Qatar 2026.

Kemenangan di Lusail menjadi modal penting bagi Marquez untuk menghadapi balapan utama. Dengan peluang mengunci gelar juara dunia semakin terbuka, perhatian kini tertuju pada pertarungan terakhir antara Marquez dan Martin dalam Grand Prix Qatar, Minggu (8/11/2026). (WRN)