Umum

Puluhan Warga Sidoarjo Ikuti Pelatihan Kebakaran dari Bogasari

320
×

Puluhan Warga Sidoarjo Ikuti Pelatihan Kebakaran dari Bogasari

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Kesiapsiagaan mandiri menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana, terutama kebakaran yang dapat membesar hanya dalam hitungan detik. Menyadari pentingnya kemampuan pemadaman awal, warga RT 06 RW 08 Perumahan Griya Permata, Desa Keboansikep, Gedangan, Sidoarjo, menggelar pelatihan penanggulangan kebakaran pada Minggu (26/04/2026).

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara warga setempat dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills pabrik Surabaya. Pelatihan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Security dan Fire Brigade Bogasari Surabaya, Edi Suprapto.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Wujud Kepedulian dan CSR Perusahaan
Dalam siaran pers yang diedarkan Senin (27/04/2026), Edi Suprapto menegaskan bahwa pelatihan di lingkungan pemukiman ini merupakan yang pertama kali dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan. Terlebih, banyak penghuni perumahan tersebut merupakan keluarga karyawan Bogasari, baik yang masih aktif maupun purnatugas.

“Ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bogasari dalam pembangunan sumber daya manusia dan solidaritas kemanusiaan. Kami mengerahkan tenaga ahli di bidang penanggulangan kebakaran yang dimiliki perusahaan untuk membantu masyarakat,” jelas Edi.

Praktik Langsung: Dari Karung Goni hingga APAR
Pelatihan yang berlangsung di fasilitas umum (fasum) RW 08 mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh 40 peserta, mulai dari bapak-bapak, pemuda, hingga ibu-ibu. Sebelum terjun ke lapangan, para peserta dibekali teori mengenai jenis-jenis api, risiko kebakaran, serta prosedur keselamatan.

Bogasari menyediakan 12 karung goni basah dan 20 tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk digunakan dalam praktik. Dibawah bimbingan tiga anggota tim Fire Brigade Bogasari, warga belajar menjinakkan api yang dinyalakan di dalam dua jenis drum.

READ  Pertamina-PGN Bangun Kampung Pangan BERSINAR di Jombang

“Masyarakat dilatih menggunakan dua jenis alat karena tidak semua perumahan memiliki APAR. Karung goni basah adalah alternatif yang praktis, efektif, dan aman bagi warga yang belum mahir menggunakan alat modern,” tambah Edi.

Apresiasi dari BPBD Sidoarjo
Antusiasme warga mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Binno Mariano, yang hadir langsung di lokasi. Menurutnya, sinergi ini adalah contoh ideal kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat positif dan patut dicontoh. Ketangguhan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Partisipasi dunia usaha seperti Bogasari sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar memiliki keterampilan praktis saat keadaan darurat,” pungkas Binno. (MQL)