BisnisUmum

Produk Olahan Ikan Banyuwangi Makin Mendunia, 270 Ton Sarden Diekspor ke Berbagai Negara

253
×

Produk Olahan Ikan Banyuwangi Makin Mendunia, 270 Ton Sarden Diekspor ke Berbagai Negara

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 270 ton ikan sarden produksi Banyuwangi senilai Rp10 miliar ke berbagai negara, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 10 kontainer diberangkatkan menuju pasar Eropa, Afrika, Uni Emirat Arab (UEA), Tanzania, Lebanon, hingga Kamboja.

Produk olahan hasil laut tersebut diproduksi oleh PT Pacific Harvest Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Pelepasan ekspor turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Owner PT Pacific Harvest Indonesia Aminoto, serta Direktur Marketing PT Pacific Harvest Indonesia Sherly Indrawati Aminoto.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Gubernur Khofifah mengatakan ekspor ini menjadi bukti bahwa industri pengolahan hasil perikanan di Banyuwangi terus berkembang dan mampu menembus pasar internasional. Menurutnya, tingginya permintaan produk ikan siap saji di berbagai negara menjadi peluang besar yang harus terus dimanfaatkan oleh industri nasional.

“Ketika terjadi dinamika global di berbagai negara, kebutuhan ikan siap saji justru meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi Pacific Harvest untuk terus memperluas pasar ekspornya,” ujar Khofifah.

Ia menilai keberhasilan ekspor tersebut menunjukkan daya saing produk olahan perikanan asal Jawa Timur semakin kuat. Selain meningkatkan devisa negara, ekspor juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan nelayan, pelaku usaha, hingga masyarakat yang terlibat dalam rantai industri perikanan.

Sementara itu, Direktur Marketing PT Pacific Harvest Indonesia, Sherly Indrawati Aminoto, menjelaskan ekspor kali ini terdiri dari 10 kontainer dengan kapasitas masing-masing 27 ton ikan sarden. Produk tersebut dikirim ke berbagai negara di kawasan Eropa, Afrika, Asia, dan Timur Tengah.

“Untuk ke Tanzania, Lebanon, dan Kamboja merupakan pasar baru kami. Namun kami terus membuka pasar ekspor baru,” kata Sherly.

READ  Pertamina Percepat Verifikasi QR Code, Dukung Kelancaran Distribusi BBM Subsidi

Menurutnya, selain mempertahankan pasar yang sudah ada, perusahaan juga terus melakukan ekspansi ke berbagai negara baru. Sejumlah negara yang kini menjadi target pengembangan pasar ekspor antara lain Meksiko, Korea Selatan, Portugal, Spanyol, hingga beberapa negara di kawasan Amerika Latin.

Strategi diversifikasi pasar tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi produk olahan hasil laut Indonesia di pasar global sekaligus mengantisipasi dinamika perdagangan internasional. Dengan terus bertambahnya negara tujuan ekspor, PT Pacific Harvest Indonesia optimistis produk ikan sarden asal Banyuwangi akan semakin dikenal dan memiliki daya saing tinggi di pasar dunia. (CAS)