PemerintahanUmum

Penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan Dipersiapkan Matang, Gus Ipul Turun Tangan

398
×

Penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan Dipersiapkan Matang, Gus Ipul Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026, KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, meninjau langsung lokasi rencana penutupan Munas-Konbes NU di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, Jumat (19/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul berkeliling mengecek berbagai titik yang akan digunakan selama acara penutupan. Ia memastikan kesiapan area utama, tenda yang telah didirikan, hingga jalur kedatangan tamu undangan dan peserta.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Selain itu, Gus Ipul juga meninjau sejumlah titik yang akan menjadi bagian dari skema pengamanan dan pengaturan arus tamu. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dan nonteknis dapat berjalan sesuai rencana.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul berdiskusi langsung dengan Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., Pengasuh Pesantren Syaichona Moh. Cholil RKH Muhammad Nasih Aschal, serta perwakilan PCNU se-Madura. Pertemuan tersebut membahas penataan dan penyempurnaan kawasan STAI Syaichona Moh. Cholil sebagai lokasi penutupan Munas-Konbes NU.

Menurut Gus Ipul, seluruh persiapan harus dilakukan secara detail mengingat acara penutupan dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

“Kita ingin memastikan seluruh titik siap. Mulai dari lokasi acara, alur kedatangan Presiden, alur para tamu undangan, pengamanan, hingga pelayanan peserta. Semuanya harus tertata dengan baik,” ujar Gus Ipul.

Usai melakukan peninjauan lapangan, Gus Ipul melanjutkan agenda ke Pendopo Kabupaten Bangkalan untuk memimpin rapat koordinasi persiapan penutupan Munas-Konbes NU.

Rapat tersebut dihadiri Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Dja’far, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, Dandim Bangkalan, sejumlah pejabat terkait, serta para pengurus NU se-Madura.

READ  Diresmikan Presiden Prabowo, SIG Pasok 115 Ribu Ton Semen untuk Kilang Minyak Terbesar

Dalam rapat koordinasi itu, panitia bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan unsur NU membahas secara rinci skenario penyambutan Presiden Prabowo. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari alur kedatangan Presiden, pengaturan tamu VVIP dan VIP, penataan peserta, pengamanan kawasan, kesiapan tenda, akses jalan, hingga dukungan fasilitas pendukung di sekitar lokasi acara.

Gus Ipul menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh rangkaian penutupan Munas-Konbes NU berlangsung tertib, aman, lancar, dan penuh khidmat.

“Ini bukan hanya soal teknis acara, tetapi juga soal penghormatan kepada para kiai, para peserta, para tamu, dan tentu kepada Presiden yang kita undang hadir dalam penutupan. Karena itu semua harus disiapkan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan, aparat keamanan, Pesantren Syaichona Moh. Cholil, Kementerian Pekerjaan Umum, serta seluruh jajaran NU di Madura yang turut mendukung persiapan acara tersebut.

Menurutnya, Bangkalan memiliki nilai historis dan strategis bagi Nahdlatul Ulama sehingga dipilih sebagai lokasi penutupan Munas-Konbes NU 2026.

“Bangkalan adalah tempat yang sangat penting bagi NU. Karena itu kita ingin penutupan Munas-Konbes di sini menjadi momentum yang baik, tertib, dan membawa keberkahan,” ujar Gus Ipul. (YJW)