PemerintahanUmum

ASN Banyuwangi Berbagi Salurkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Pekerja Informal

400
×

ASN Banyuwangi Berbagi Salurkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Pekerja Informal

Sebarkan artikel ini
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja informal

NEWSKOTA.COM – Gerakan sosial “ASN Banyuwangi Berbagi” kembali menyalurkan bantuan perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal. Pada aksi rutin bulanan kali ini, program tersebut diwujudkan dalam bentuk pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi ribuan pekerja rentan di Kabupaten Banyuwangi.

Penyerahan kepesertaan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kepada 10 perwakilan penerima di sela upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Taman Blambangan, Senin (17/8/2026). Para penerima manfaat mencakup berbagai profesi sektor informal, mulai dari nelayan, buruh tani, pedagang kecil, penjual sayur keliling, hingga tukang pijat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Hingga pertengahan Agustus 2026, gerakan ini telah mendaftarkan sebanyak 1.144 pekerja informal dari target total 5.000 peserta. Seluruh penerima merupakan warga yang terdaftar dalam Desil 1 hingga Desil 3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. Through program ini, para pekerja mendapatkan perlindungan menyeluruh berupa jaminan pengobatan rawat jalan dan rawat inap, santunan kematian, serta perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kecacatan.

Respons positif datang dari para penerima manfaat. Supriyono (62), seorang nelayan yang melaut hingga wilayah Alas Purwo dan Bali, mengaku merasa lebih aman saat bekerja.

“Ini pertama kalinya saya punya BPJS Ketenagakerjaan. Alhamdulillah, melaut jadi lebih tenang karena ada perlindungan,” ungkap Supriyono.

Senada dengan Supriyono, Istiqomah (59), seorang penjual rujak rumahan yang menghidupi anak tunggalnya, merasa sangat terbantu karena tidak perlu mengalokasikan pendapatan harian untuk iuran bulanan. “Alhamdulillah gratis. Kalau harus bayar sendiri, terus terang terasa cukup berat untuk usaha kecil seperti saya,” tutur Istiqomah.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa gerakan ASN Banyuwangi Berbagi telah berjalan konsisten sejak 2024 untuk memupuk kepedulian antar-aparatur sipil negara sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.

READ  Jelang Lebaran, Banyuwangi Jamin Ketersediaan Minyakita Aman

“Gerakan ini rutin kita jalankan bersama sejak 2024. Kami terus mendorong para ASN untuk berbagi rezeki dan hadir secara nyata membantu keluarga yang membutuhkan,” terang Ipuk.

Sejak diluncurkan, aksi sosial ini telah menyalurkan beragam bantuan, seperti ribuan paket sembako yang dibeli langsung dari warung-warung rakyat, ratusan alat bantu mobilitas (kursi roda), hingga perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu. Keberhasilan program ini juga didukung kolaborasi lintas sektor, termasuk jajaran Kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, pelaku usaha, serta berbagai organisasi profesi di Banyuwangi. (EOI)