Umum

PGN Ajak UMKM Bojonegoro Beralih ke Gas Bumi untuk Tekan Biaya Operasional

209
×

PGN Ajak UMKM Bojonegoro Beralih ke Gas Bumi untuk Tekan Biaya Operasional

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro menggelar sosialisasi dan edukasi bertajuk “Sinergi Bersama PGN Area Bojonegoro: Wujudkan UMKM Tangguh, Hemat Energi, dan Berdaya Saing” di Hotel Eastern, Jalan Veteran, Bojonegoro, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Disdagkop UM Bojonegoro Yuri Nur Rahmawati, perwakilan Bagian Perekonomian dan SDA Setda Bojonegoro Wiega Bagus Andriyanto, serta puluhan pelaku usaha laundry, UMKM, restoran, hingga anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bojonegoro.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Area Head PGN Area Bojonegoro, Faishal Arief, menegaskan bahwa agenda ini merupakan wujud komitmen PGN dalam mengenalkan gas bumi sebagai energi yang aman, efisien, praktis, ramah lingkungan, sekaligus ampuh menekan biaya operasional untuk meningkatkan daya saing UMKM.

“Kami juga berterima kasih kepada Disdagkop UM dan Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Bojonegoro yang terus mendorong iklim usaha yang maju serta penggunaan energi berkelanjutan di Bojonegoro,” ujar Faishal.

Pemkab dan Masyarakat Nantikan Perluasan Jargas
Dukungan penuh mengalir dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kabid Bina Usaha Perdagangan Disdagkop UM Bojonegoro, Yuri Nur Rahmawati, menilai pasokan energi stabil dari PGN sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha lokal.

“Masyarakat Bojonegoro sangat menantikan perluasan layanan Jaringan Gas (Jargas). Gas bumi memiliki banyak keunggulan, pasokannya stabil, dan sangat sesuai untuk pelaku usaha. Kami berharap Jargas semakin diperluas,” ungkap Yuri.

Potensi Bisnis Laundry di Bojonegoro Dinilai Lebih Prospektif
Dalam kesempatan yang sama, narasumber dari Dewan Asosiasi Laundry Indonesia, Dimas Setiawan, memaparkan hasil risetnya selama lebih dari satu tahun. Ia menyebut prospek bisnis laundry di Bojonegoro jauh lebih menjanjikan dibandingkan wilayah tetangga seperti Lamongan maupun Tuban.

READ  Prabowo Resmikan Proyek LNG Abadi Masela, Investasi Capai Rp381 Triliun

Dimas, yang telah memfasilitasi lebih dari 300 mitra usaha di Indonesia, turut membagikan strategi efisiensi operasional dengan mengoptimalkan penggunaan gas bumi PGN untuk menekan beban biaya produksi harian.

Edukasi Keselamatan dan Sifat Gas Bumi
Guna memastikan keandalan dan keamanan pengguna, Sales PGN Area Bojonegoro, Eko Suprayitno, memberikan pemaparan detail terkait karakteristik gas bumi dan tata cara penanganan darurat.

Eko menjelaskan bahwa gas bumi bersifat lebih ringan dari udara sehingga mudah menguap ke atmosfer, tidak mudah meledak, serta telah diberi zat pembau (odorant) agar kebocoran mudah terdeteksi.

Tips Aman Menjaga Instalasi Gas Bumi:

1. Jauhkan pipa dari sumber api dan instalasi listrik.

2. Tempatkan instalasi di area yang kering, terbuka, serta berventilasi baik.

3. Jauhkan meteran gas dari jangkauan anak-anak.

4. Langkah Penanganan Jika Terjadi Kebocoran:

5. Jangan panik dan dilarang menyalakan api atau peralatan listrik.

6. Tutup seluruh kran gas segera.

7. Buka pintu dan jendela agar sirkulasi udara lancar.

8. Periksa titik bocor menggunakan air sabun pada sambungan pipa.

9. Jika terjadi pada sambungan rumah, tutup kran gas dan hubungi Pertamina Call Center 135 atau layanan WhatsApp resmi PGN.

Respons Positif Pelaku Usaha
Acara ini disambut antusias oleh para peserta. Ketua IWAPI Bojonegoro, Sri Artiningsih (Bunda Arva), mengaku mendapat banyak manfaat dari sosialisasi ini. Menurutnya, pelaku usaha kini makin paham bahwa PGN tidak hanya diperuntukkan bagi rumah tangga, tetapi juga sangat ideal untuk sektor UMKM dan industri.

“Jadi gas bumi ini memperingan beban usaha, bisa lebih hemat, praktis, efisien, dan tersedia 24 jam, serta ramah lingkungan,” pungkas Bunda Arva. (GQI)