Umum

JMSI Banyuwangi Siap Jadi Jembatan Media, Pemerintah dan Investor Bangun Ekonomi Daerah

355
×

JMSI Banyuwangi Siap Jadi Jembatan Media, Pemerintah dan Investor Bangun Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Banyuwangi terus mendorong penguatan sinergi antara media, pemerintah daerah, dan dunia usaha sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di Bumi Blambangan.

Komitmen tersebut disampaikan jajaran Pengcab JMSI Banyuwangi dalam talkshow di Radio Fajar FM, Jumat (7/8/2026). Dalam siaran tersebut, JMSI membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan iklim pembangunan dan investasi yang sehat, aman, serta kondusif.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Ketua JMSI Banyuwangi, Subahrodin Yusuf, mengatakan media memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi sekaligus mitra dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang komunikasi antara pemerintah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat.

“Kami tidak menutup untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi serta seluruh investor yang masuk ke Banyuwangi. Sinergi ini penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif melalui pemberitaan yang produktif dan berimbang,” ujar pria asal Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, tersebut.

Pria yang akrab disapa Cak Udin itu juga menegaskan kesiapan JMSI Banyuwangi untuk membuka ruang komunikasi dengan para investor yang menghadapi kendala dalam menjalankan kegiatan usahanya di daerah.

“JMSI siap bergotong royong, jika investor ada kendala dalam investasi bisa menggandeng kami. Sesama pengusaha harus saling membantu,” tandasnya.

Ia menilai komunikasi yang terbuka antara media dan pelaku usaha dapat membantu menciptakan pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai persoalan di lapangan. Dengan demikian, potensi kendala dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Sementara itu, Sekretaris JMSI Banyuwangi, Dedi Jumhardiyanto, mengatakan media siber di Banyuwangi siap mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

READ  Polisi Tangkap 11 Orang Terkait Penjarahan Rumah Mantan Menkeu Sri Mulyani

“JMSI Banyuwangi akan terus mendukung Pemkab Banyuwangi, khususnya dalam mengawal dan menyukseskan program Tandang Bareng. Melalui kerja bersama dan gotong royong, pembangunan di Banyuwangi dapat berjalan lebih optimal,” kata Dedi.

Menurut Dedi, kolaborasi antara media, pemerintah, dan pelaku usaha dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi pembangunan daerah. Komunikasi dan keterbukaan antarpemangku kepentingan dinilai menjadi modal penting untuk menjaga ketenteraman sekaligus membangun kepercayaan investor.

“Duduk bareng dan saling kolaborasi akan menghasilkan ketenteraman dan iklim investasi yang nyaman sehingga berdampak positif terhadap daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, JMSI merupakan organisasi yang menghimpun para pengusaha media sehingga terbuka peluang untuk membangun kerja sama dengan pengusaha dari berbagai sektor.

“JMSI Banyuwangi ini kumpulan pengusaha media, tiada salahnya jika tandang bareng dengan pengusaha di sektor lain selama saling memberikan manfaat,” katanya.

Melalui talkshow di Radio Fajar FM, JMSI Banyuwangi berharap pesan mengenai pentingnya kolaborasi tersebut dapat menjangkau masyarakat luas, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga para investor.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang aman dan nyaman, sekaligus mendorong tumbuhnya kemitraan yang saling menguntungkan serta memperkuat persatuan di kalangan pelaku usaha.

Pada akhirnya, kolaborasi antara media, pemerintah, dan dunia usaha diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem investasi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. (SBH)