PemerintahanUmum

Basement Eks Hi-Tech Mall Surabaya Siap Diresmikan Mei 2026

351
×

Basement Eks Hi-Tech Mall Surabaya Siap Diresmikan Mei 2026

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan area basement gedung eks Hi-Tech Mall rampung dan dapat diresmikan pada Mei 2026. Paling lambat, peresmian fasilitas tersebut dilakukan pada Juni 2026 sebagai tahap awal revitalisasi gedung legendaris di pusat Kota Surabaya.

Peninjauan progres revitalisasi dilakukan Eri bersama jajaran perangkat daerah pada Selasa (10/3/2026). Gedung tersebut kini tengah dipersiapkan bertransformasi menjadi pusat komunitas anak muda, UMKM, serta perkantoran modern dengan konsep mini exposure.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Basement gedung nantinya difungsikan sebagai ruang berkumpul berbagai komunitas, mulai dari komunitas motor hingga pelaku industri kreatif. Konsep tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Surabaya.

“Jadi nanti kita di bulan Mei itu insyaAllah akan meresmikan yang lantai basement. Setelah itu, lantai paling atas untuk gedung pertemuan dan pernikahan,” ujar Eri.

Ia menjelaskan, akan ada pembagian fungsi yang berbeda antara lantai bawah dan lantai atas. Area bawah akan lebih difokuskan untuk aktivitas komunitas, sementara lantai atas dimanfaatkan untuk kegiatan komersial.

Lantai dua rencananya digunakan sebagai kantor sejumlah perangkat daerah yang saat ini masih berkantor di luar kawasan Jimerto. Selain itu, beberapa organisasi seperti Komite Olahraga Masyarakat Indonesia, Karang Taruna, serta Rumah Bahasa dari Balai Pemuda Surabaya juga akan menempati area tersebut.

Identitas lama gedung sebagai pusat perdagangan IT dan komputer tetap dipertahankan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan fungsi ekonomi yang selama ini melekat pada Hi-Tech Mall.

Sementara itu, lantai tiga atau bekas area bioskop akan diubah menjadi ruang multifungsi. Fasilitas ini dapat digunakan untuk berbagai kegiatan seperti pertemuan, resepsi pernikahan, konser mini, hingga kegiatan olahraga.

READ  Portugal Lega, Ronaldo Resmi Bisa Tampil di Piala Dunia 2026

Sebagai tahap awal operasional, Pemerintah Kota Surabaya berencana menggratiskan biaya sewa bagi komunitas dan pelaku usaha selama enam bulan hingga satu tahun pertama. Kebijakan ini bertujuan untuk menarik minat komunitas dan UMKM agar memanfaatkan ruang tersebut.

“Akan digratiskan untuk beberapa bulan pertama, sambil kita evaluasi dan lihat bagaimana perkembangannya,” kata Eri.

Ia juga menegaskan akan dilakukan proses kurasi terhadap komunitas maupun pelaku usaha yang ingin bergabung. Kurasi dilakukan untuk memastikan adanya konektivitas yang kuat antar sektor serta menjaga kualitas brand yang masuk ke dalam kawasan tersebut.

Dalam aspek teknis pembangunan, Eri meminta lantai bagian atas menggunakan material granit agar tampil lebih representatif. Sedangkan lantai basement menggunakan polished concrete guna mempercepat proses pengerjaan tanpa mengurangi nilai estetika.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sistem pendingin udara dan sirkulasi udara yang optimal di area basement. Pemilihan warna interior juga diminta bernuansa terang agar tidak menimbulkan kesan gelap.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya, Iman Kristian, menyebutkan progres fisik pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen.

“Progres fisik saat ini berada di kisaran 70 persen hingga 80 persen. Basement ditargetkan beroperasi lebih awal,” ujar Iman.

Ia menambahkan, puluhan tenant telah menyatakan minat untuk bergabung di kawasan tersebut. Dalam waktu dekat, lokasi usaha masing-masing tenant akan ditentukan agar mereka dapat mulai menata interior tempat usahanya.

Revitalisasi eks Hi-Tech Mall ini diharapkan mampu menjadi penggerak baru bagi ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menghadirkan ruang ekspresi bagi komunitas dan anak muda di Surabaya. (UHP)