BisnisUmum

Pertamina Genjot Cashless di SPBU, Diskon BBM Jadi Daya Tarik

369
×

Pertamina Genjot Cashless di SPBU, Diskon BBM Jadi Daya Tarik

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – PT Pertamina Patra Niaga mendorong penggunaan transaksi non tunai (cashless) selama periode mudik Lebaran 2026 dengan menghadirkan berbagai promo menarik melalui aplikasi MyPertamina. Salah satu promo yang ditawarkan adalah potongan harga pembelian bahan bakar minyak (BBM) non subsidi hingga Rp15 ribu.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan promo ini rutin diberikan pada momen dengan mobilitas masyarakat tinggi seperti Ramadan dan Idulfitri.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Diskon atau paket promo ini memang biasanya kita siapkan di momen-momen tertentu karena mobilisasi masyarakat juga meningkat pada saat ini,” ujarnya saat meninjau SPBU Rest Area KM 725A Tol Mojokerto–Surabaya, Kamis (19/3/2026).

Ia berharap, melalui promo tersebut masyarakat semakin tertarik menggunakan layanan digital dalam bertransaksi, khususnya melalui aplikasi MyPertamina.

Tak hanya BBM, Pertamina juga memberikan promo untuk berbagai produk lain, mulai dari LPG, produk ritel di Bright Store, hingga pembelian tiket pesawat Pelita Air yang terintegrasi dalam aplikasi.

“Tidak hanya diskon di BBM, tapi juga LPG, produk ritel di Bright Store, bahkan pembelian tiket pesawat Pelita Air juga kami siapkan diskon melalui aplikasi MyPertamina,” jelasnya.

Menurut Ahad, program ini bertujuan mendorong masyarakat beralih ke transaksi non tunai sekaligus mempercepat layanan, terutama di rest area yang menjadi titik krusial selama arus mudik.

“Penggunaan transaksi cashless terbukti mempersingkat waktu transaksi di SPBU,” tambahnya.

Untuk mendapatkan promo, masyarakat cukup mengunduh aplikasi MyPertamina, membuat akun, serta menghubungkannya dengan berbagai pilihan e-wallet yang tersedia.

Selama periode mudik, penggunaan transaksi non tunai tercatat meningkat signifikan. Hingga puncak arus mudik pada 18 Maret 2026, frekuensi transaksi naik sekitar 10 hingga 12 persen dibandingkan kondisi normal.

READ  IHSG Melesat Tembus 7.846 pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini

Adapun skema promo yang diberikan berupa potongan harga Rp300 per liter dengan maksimal diskon Rp15 ribu per transaksi pembelian BBM non subsidi, yang dapat dimanfaatkan maksimal dua kali dalam seminggu.

Program ini telah dimulai sejak 9 Maret 2026 bersamaan dengan pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri, dan akan berlangsung hingga 31 Maret 2026.

Dari sisi pasokan, Pertamina memastikan ketersediaan BBM dalam kondisi aman. Untuk jenis gasoline seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo, stok ditingkatkan sekitar 11,9 persen dari proyeksi normal.

Sementara untuk BBM jenis gasoil seperti Biosolar, Pertamina Dex, dan Dexlite, konsumsi diproyeksikan menurun sekitar 9,8 persen, meski ketersediaan tetap mencukupi.

Pada puncak arus mudik, konsumsi BBM non subsidi di jalur tol Trans Jawa wilayah Jawa Timur meningkat sekitar 6 hingga 7 persen di titik-titik tengah perjalanan. Sementara di wilayah mendekati kota tujuan seperti Surabaya, kenaikan berkisar 3 hingga 5 persen.

Meski terjadi peningkatan konsumsi, Pertamina memastikan tidak ada laporan kelangkaan BBM maupun antrean panjang di SPBU, baik di jalur tol maupun non tol.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta menghindari panic buying selama periode mudik dan libur Lebaran.

“Kami imbau masyarakat tetap menggunakan energi sesuai kebutuhan dan merencanakan pengisian BBM agar tidak terjadi penumpukan,” pungkas Ahad. (HZV)