Umum

Erupsi Semeru Malam Hari, Awan Panas Mengarah ke Tenggara

208
×

Erupsi Semeru Malam Hari, Awan Panas Mengarah ke Tenggara

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat pada Sabtu (11/4/2026) malam. Gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu mengalami erupsi disertai guguran awan panas sejauh 2,5 kilometer ke arah tenggara.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam laporan tertulis menyebutkan erupsi terjadi pada pukul 20.47 WIB. Tinggi kolom letusan teramati mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak atau 5.176 meter di atas permukaan laut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 241 detik,” ujarnya.

Letusan tersebut juga diikuti guguran awan panas dengan jarak luncur 2.500 meter mengarah ke tenggara atau menuju kawasan Besuk Kobokan. Meski demikian, jarak luncur masih berada di zona merah sehingga dinilai relatif aman dari permukiman warga.

Sepanjang Sabtu, petugas mencatat Gunung Semeru mengalami 11 kali erupsi dengan tinggi letusan berkisar antara 600 hingga 1.500 meter di atas puncak. Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.14 WIB, sementara erupsi ke-11 pada malam hari menjadi yang disertai awan panas.

Saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak sebagai pusat erupsi.

Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Petugas juga mengingatkan agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

READ  Hujan Deras Guyur Lumajang, Puluhan Rumah di Jatiroto Terendam Banjir Genangan

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, khususnya di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungai yang terhubung dengan aliran tersebut. (SUG)