PemerintahanUmum

Banyuwangi Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Digital 24 Jam Nonstop

381
×

Banyuwangi Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Digital 24 Jam Nonstop

Sebarkan artikel ini
Bupati Banyuwangi Ipuk bertemu perwakilan Noora Health

NEWSKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tengah menyiapkan terobosan baru di bidang digitalisasi pelayanan publik berupa layanan konsultasi kesehatan online yang dapat diakses oleh masyarakat selama 24 jam penuh. Layanan mutakhir tanpa dipungut biaya alias gratis ini dikembangkan melalui kolaborasi strategis bersama organisasi non-pemerintah internasional, Noora Health.

Seluruh sistem telekonsultasi ini nantinya akan diintegrasikan secara penuh ke dalam platform kesehatan resmi milik Pemkab Banyuwangi, yaitu Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi (Oasis Wangi).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Rencana implementasi platform tersebut dibahas secara intensif dalam pertemuan antara Executive Director of Product and Tech Noora Health Global, Anubhav Arora, dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Pendopo Sabha Swagata pada Jumat (20/6/2026). Dalam kesempatan itu, Anubhav memaparkan progres signifikan dari pengembangan sistem telekonsultasi berbasis digital yang dirancang untuk menyasar seluruh lapisan masyarakat.

Konsultasi Real-Time Tanpa Aplikasi Tambahan
Anubhav Arora menjelaskan bahwa platform ini sengaja mengintegrasikan teknologi berbasis aplikasi pesan instan WhatsApp. Pemilihan WhatsApp didasari atas pertimbangan efisiensi dan kemudahan akses, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengunduh aplikasi baru yang berpotensi membebani memori ponsel mereka.

“Pertanyaan warga seputar kesehatan yang dikirim melalui WhatsApp akan langsung direspons oleh tenaga kesehatan (nakes), sehingga warga tidak perlu mengunduh aplikasi baru,” ujar Anubhav.

Melalui platform ini, masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung dengan nakes yang bertugas di puskesmas terkait berbagai keluhan medis, antara lain:

Kesehatan Ibu dan Anak (KIA): Pemantauan tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu hamil.

Penyakit Tidak Menular (PTM): Keluhan kronis seperti diabetes, hipertensi, serta gangguan jantung.

Setiap sesi konsultasi akan ditindaklanjuti secara serius oleh nakes dengan memberikan panduan medis yang komprehensif, mulai dari tindakan pencegahan, perawatan mandiri di rumah, hingga rekomendasi rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut apabila diperlukan.

READ  Pemkab Banyuwangi Gelar Aksi Bersih Pantai Seranite pada World Cleanup Day

Meningkatkan Usia Harapan Hidup Masyarakat
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inovasi digital ini. Menurut Ipuk, kehadiran layanan 24 jam ini akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lokal karena memfasilitasi konsultasi dan deteksi dini sebelum kondisi klinis pasien memburuk.

“Langkah ini bisa menekan risiko penyakit sejak dini sehingga harapan kami membuat warga Banyuwangi semakin sehat dan usia harapan hidup bertambah. Apabila ada kegawatdaruratan juga bisa segera tertangani,” tegas Bupati Ipuk, Sabtu (20/6/2026).

Ipuk berharap masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita penyakit tidak menular, dapat memanfaatkan ekosistem digital ini secara optimal sebagai penanganan awal.

Uji Coba Akhir Juni 2026 di Tiga Puskesmas
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya bersama tim teknis Noora Health terus melakukan finalisasi dan pematangan sistem. Para nakes yang terlibat juga dipastikan telah melewati rangkaian pembekalan kompetensi khusus.

“Para nakes telah mengikuti workshop terlebih dahulu untuk menjalankan sistem ini agar bisa memberikan layanan dan respons yang baik ke warga,” terang Amir.

Sebagai tahap awal (pilot project), layanan telekonsultasi ini akan diuji coba pada akhir Juni 2026 di tiga puskesmas percontohan, yaitu:

1. Puskesmas Bajulmati (Kecamatan Wongsorejo)

2. Puskesmas Mojopanggung (Kecamatan Banyuwangi Kota)

3. Puskesmas Kabat (Kecamatan Kabat)

Pemerintah daerah menargetkan sistem ini dapat diimplementasikan secara menyeluruh dan menjangkau seluruh masyarakat Kabupaten Banyuwangi pada akhir tahun 2026 atau selambat-lambatnya awal tahun 2027.

Sebagai informasi, kiprah Noora Health di Banyuwangi sebelumnya telah berjalan kokoh melalui Program Pendamping Perawatan (Care Companion Program/CCP) sejak tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas. (IZR)