PendidikanUmum

Perkuat Ekosistem Kampus Digital, BTN Jalin Kerja Sama Strategis dengan UNAIR

392
×

Perkuat Ekosistem Kampus Digital, BTN Jalin Kerja Sama Strategis dengan UNAIR

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempertegas komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan nasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan Universitas Airlangga (UNAIR), Kamis (12/6/2026). Kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi BTN menuju konsep Beyond Mortgage, yakni memperluas peran perseroan sebagai mitra strategis yang hadir dalam berbagai ekosistem kehidupan masyarakat, termasuk dunia pendidikan.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, mengatakan kolaborasi dengan UNAIR tidak hanya sebatas hubungan perbankan konvensional, tetapi merupakan kemitraan jangka panjang yang memberikan nilai tambah bagi seluruh civitas akademika.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Indonesia memiliki lebih dari 2.800 perguruan tinggi yang menjadi pusat pengembangan talenta dan inovasi nasional. Dengan lebih dari 44.000 mahasiswa serta lebih dari 2.100 dosen dan tenaga pendidik, UNAIR merupakan ekosistem besar yang memiliki multiplier effect signifikan bagi perekonomian dan pengembangan sumber daya manusia nasional,” ujar Nixon.

Melalui kerja sama tersebut, BTN akan menghadirkan layanan perbankan yang komprehensif bagi institusi, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Salah satu langkah konkret yang akan direalisasikan adalah pembukaan outlet BTN di lingkungan kampus UNAIR guna memudahkan akses layanan keuangan, mulai dari transaksi perbankan, pembiayaan, hingga layanan digital banking yang terintegrasi.

Tak hanya itu, kedua pihak juga sepakat memperluas kolaborasi ke berbagai bidang strategis, antara lain pengembangan sumber daya manusia, riset bersama, dukungan sarana pendidikan, serta program pemberdayaan masyarakat. Kehadiran BTN di lingkungan kampus diharapkan dapat mendukung aktivitas pendidikan dan penelitian yang lebih efisien, modern, dan terdigitalisasi.

Pada kesempatan yang sama, Nixon juga memberikan kuliah umum bertajuk “Financial Glow Up for Gen Z” kepada mahasiswa UNAIR. Dalam paparannya, ia menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah ketidakpastian ekonomi global.

READ  Menkeu Bahas Tarif Cukai Rokok 2026 dengan Pengusaha, Jaga Industri Nasional.

Menurut Nixon, Gen Z yang saat ini mencakup sekitar 24,93 persen populasi Indonesia menghadapi berbagai persoalan finansial. Bahkan, sebanyak 64 persen Gen Z Indonesia disebut mengalami stres finansial yang memicu fenomena doom spending atau perilaku belanja impulsif akibat pesimisme terhadap masa depan.

“Kenaikan biaya hidup, keinginan untuk merasa lebih baik, hingga utang impulsif menjadi faktor utama yang mendorong perilaku tersebut,” jelasnya.

Nixon menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam mengelola keuangan. Ia mengingatkan bahwa tabungan dan investasi harus menjadi prioritas yang disisihkan sejak awal, bukan sekadar sisa dari pengeluaran konsumtif. Selain itu, mahasiswa juga perlu memiliki tujuan keuangan yang jelas berdasarkan jangka waktu serta membangun dana darurat dengan nilai ideal tiga hingga dua belas kali pengeluaran bulanan.

Ia juga mengingatkan agar penggunaan utang dilakukan secara bijak dan hanya untuk kegiatan yang produktif serta sesuai dengan kemampuan pembayaran.

“Gen Z sangat dipengaruhi influencer finansial, padahal hanya 28 persen yang rutin memverifikasi nasihat tersebut. Saya mengajak Gen Z menerapkan soft saving, yaitu tetap menabung sambil menyisihkan dana untuk kebahagiaan dan kesehatan mental,” kata Nixon.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan generasi digital, BTN telah menghadirkan SuperApp Bale by BTN. Hingga Mei 2026, aplikasi tersebut telah digunakan oleh 4,22 juta pengguna dengan total 51,5 juta transaksi senilai Rp55,45 triliun. Pengguna Bale by BTN didominasi kalangan milenial sebesar 42,4 persen dan Gen Z sebesar 37,7 persen, dengan fitur QRIS Payment menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan.

BTN juga terus memperluas jaringan Digital Store di berbagai lokasi strategis guna memberikan pengalaman layanan perbankan digital yang lebih praktis dan efisien bagi generasi muda.

READ  Ide Solutif Daerah, Bupati Ipuk Resmikan Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi

“Melalui literasi keuangan yang baik dan dukungan layanan digital yang inklusif, kami ingin menyiapkan generasi muda yang tidak hanya melek finansial, tetapi juga memiliki daya saing global,” ujar Nixon.

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga, Muhammad Madyan, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor perbankan memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kami menyadari bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor perbankan memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi sekaligus memperluas kontribusi bersama dalam pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

Madyan menambahkan, kehadiran layanan perbankan digital di lingkungan kampus sangat relevan dengan karakter mahasiswa saat ini yang telah akrab dengan teknologi.

“Mahasiswa sekarang tidak ada yang tidak melek teknologi, terutama teknologi digital. Karena itu layanan perbankan berbasis digital sangat relevan dengan kebutuhan generasi saat ini,” katanya. (OSJ)