Umum

Pakuwon Group Gelar Expo Properti, Tawarkan KPR Bunga 1,8 Persen

229
×

Pakuwon Group Gelar Expo Properti, Tawarkan KPR Bunga 1,8 Persen

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Pasar properti premium di Surabaya masih menunjukkan ketahanan di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi. Hunian dengan harga Rp5 miliar ke atas justru menjadi salah satu segmen yang mencatat transaksi cukup kuat sepanjang semester I 2026.

Kondisi tersebut mendorong Pakuwon Group semakin agresif menawarkan produk hunian premium kepada masyarakat. Perusahaan membidik konsumen yang tidak hanya membutuhkan tempat tinggal, tetapi juga mempertimbangkan properti sebagai instrumen investasi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

General Manager Marketing Pakuwon Group Liliani Harsono mengatakan permintaan terhadap hunian premium masih menunjukkan perkembangan positif.

“Pada semester I 2026, transaksi justru lebih banyak berasal dari produk dengan harga Rp5 miliar ke atas. Ini menunjukkan pasar segmen premium masih relatif kuat,” kata Liliani di sela pameran Pakuwon Group–Pakuwon Indah Anniversary di Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (27/8/2026).

Cluster Belvedere Jadi Produk Unggulan

Melihat peluang tersebut, Pakuwon Group kembali memasarkan sejumlah produk properti premium melalui pameran yang berlangsung hingga Minggu (30/8/2026).

Salah satu produk unggulan yang ditawarkan adalah Cluster Belvedere tahap kedua di kawasan Pakuwon Indah, Surabaya Barat.

Cluster Belvedere mengusung konsep hunian modern yang dipadukan dengan lingkungan hijau. Lokasinya juga menawarkan akses terhadap berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan kota mandiri Pakuwon Indah.

“Cluster Belvedere dihadirkan untuk merespons pertumbuhan permintaan hunian kelas atas yang menawarkan privasi dan gaya hidup dinamis, sekaligus memenuhi kebutuhan end-user yang menginginkan hunian premium dengan nilai investasi tinggi,” ujar Liliani.

Respons konsumen terhadap produk tersebut juga dinilai positif. Pada tahap pertama, sebanyak 20 unit yang ditawarkan telah terjual seluruhnya.

Sementara pada tahap kedua tersedia 18 unit. Hingga pameran berlangsung, sebanyak 10 unit masih dipasarkan kepada konsumen.

READ  Pertamina Patra Niaga Mulai Pasok BBM untuk SPBU Shell

“Harga hunian di Cluster Belvedere tahap kedua dibanderol mulai sekitar Rp11 miliar per unit,” ungkap Liliani.

Pilihan Properti di Berbagai Kawasan

Selain Cluster Belvedere, Pakuwon Group memiliki sejumlah pilihan properti yang tersebar di berbagai kawasan Surabaya.

Di Surabaya Barat, perusahaan menawarkan Grand Pakuwon serta apartemen Clayson dan Lancaster Tower yang berada di atas Pakuwon Mall.

Sementara di Surabaya Timur melalui kawasan Pakuwon City, tersedia Cluster Grand Cayman, Ruko Beverly tahap kedua, serta Bella Tower yang berada di atas Pakuwon City Mall.

Untuk kawasan Surabaya Pusat, Pakuwon Group menawarkan One Icon Residence dan Pakuwon Tower.

Beragam pilihan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan dan preferensi yang berbeda, mulai dari hunian tapak, apartemen hingga produk komersial.

Bidik Transaksi Rp200 Miliar

Dalam pameran Pakuwon Group–Pakuwon Indah Anniversary, perusahaan menargetkan nilai transaksi mencapai Rp200 miliar.

Sejumlah program promosi disiapkan untuk menarik minat konsumen. Salah satunya fasilitas KPR Bank Mandiri dengan bunga khusus 1,8 persen fixed selama tiga tahun.

Konsumen juga mendapatkan fasilitas gratis biaya KPR dan BPHTB, serta pilihan produk dengan harga mulai Rp500 jutaan.

Selain itu, tersedia skema cicilan mulai Rp2 jutaan, gratis interior siap huni, hingga program gratis Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maksimal Rp220 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

Konsumen juga berkesempatan mengikuti lucky draw harian dengan hadiah utama berupa logam mulia.

“Pembeli juga mendapatkan kesempatan mengikuti lucky draw harian dengan hadiah utama berupa logam mulia,” kata Liliani.

Pakuwon Targetkan Penjualan Rp1,5 Triliun

Di sisi lain, Direktur Keuangan sekaligus Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki, mengatakan kondisi pasar properti pada semester II 2026 masih cenderung datar.

READ  Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Wujudkan Kemandirian Energi Nasional

Meski demikian, ia melihat mulai munculnya kembali minat masyarakat untuk berinvestasi di sektor properti.

PT Pakuwon Jati Tbk menargetkan penjualan properti sebesar Rp1,5 triliun sepanjang 2026 dari berbagai proyek yang dikembangkan di Surabaya dan Jakarta.

Hingga semester I 2026, emiten dengan kode saham PWON tersebut telah membukukan penjualan sebesar Rp565 miliar.

“Kami optimistis target akan tercapai hingga akhir 2026. Meskipun kami akui, semester II secara umum pasar properti masih flat, tetapi terkendali. Orang mulai mau berinvestasi,” ujar Minarto.

Dengan masih kuatnya permintaan terhadap hunian premium dan mulai pulihnya minat investasi, Pakuwon Group melihat segmen properti kelas atas masih memiliki prospek di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Perusahaan pun terus mengandalkan pengembangan kawasan terpadu dan produk properti premium untuk menjaga daya tarik investasi sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen di Surabaya dan kota besar lainnya. (CMG)