Umum

Semeru Erupsi Minggu Pagi, Kolom Abu Setinggi 700 Meter

298
×

Semeru Erupsi Minggu Pagi, Kolom Abu Setinggi 700 Meter

Sebarkan artikel ini
Gunung Semeru keluarkan abu vulkanik (Foto: BPBD Lumajang)

NEWSKOTA.COM – Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Minggu (13/9/2026) pagi. Letusan Gunung Api tertinggi di Pulau Jawa ini meluncurkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 700 meter di atas puncak.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi terjadi tepat pukul 07.48 WIB. Aktivitas terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 126 detik.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang bergerak mengarah ke utara.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 126 detik,” papar Sigit dalam laporan resminya, Minggu (13/9/2026).

Status Gunung Semeru Tetap Level III (Siaga)
Meski erupsi Minggu pagi belum memicu dampak langsung pada pemukiman warga, PVMBG mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Saat ini status Gunung Semeru berada pada Level III (Siaga).

Seiring penetapan status Siaga tersebut, PVMBG merilis sejumlah zona bahaya yang wajib disterilkan dari aktivitas warga:

Sektor Tenggara (Besuk Kobokan): Dilarang beraktivitas hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Sempadan Sungai Besuk Kobokan: Dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena berisiko terjangkau perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer.

Radius Bebas: Dilarang mendekati area puncak/kawah dalam radius aman yang telah ditentukan.

Waspada Potensi Awan Panas Guguran dan Lahar Dingin
PVMBG mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu di puncak Semeru untuk terus memantau pergerakan air dan cuaca.

READ  BPJS Kesehatan Resmikan NADI JKN di Banyuwangi untuk Tingkatkan Keaktifan Peserta

Potensi ancaman awan panas guguran, guguran lava, hingga lahar dingin dapat melanda wilayah sepanjang DAS Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan material akibat letusan pagi tersebut. PVMBG memastikan pemantauan aktivitas vulkanik Semeru akan terus dilakukan selama 24 jam. (VMK)