Umum

45 Hari Menuju Muktamar NU 2026, Gus Ipul dan Khofifah Matangkan Persiapan

257
×

45 Hari Menuju Muktamar NU 2026, Gus Ipul dan Khofifah Matangkan Persiapan

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Sekretaris Jenderal PBNU yang juga Ketua Panitia Muktamar NU 2026, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/7/2026) pagi.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah antara PBNU dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempersiapkan Muktamar NU yang akan digelar di Jombang pada 27-31 Agustus 2026 mendatang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Gus Ipul mengatakan, waktu persiapan yang tersisa sekitar 45 hari harus dimanfaatkan dengan memperkuat koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat.

“Persiapan yang singkat ini perlu koordinasi dan kolaborasi antara PBNU, pemerintah daerah, serta seluruh unsur NU, baik di tingkat wilayah maupun cabang,” ujar Gus Ipul.

Menurutnya, panitia terus mematangkan seluruh perencanaan pelaksanaan muktamar, sekaligus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah agar seluruh aspek penyelenggaraan berjalan lancar.

“Persiapan muktamar terus dilakukan. Waktu yang tersisa sekitar 45 hari kami manfaatkan untuk mematangkan perencanaan. Kepanitiaan juga melibatkan PWNU Jawa Timur, seluruh PCNU se-Jawa Timur, panitia lokal Pondok Pesantren Tambakberas, serta PCNU Jombang. Selanjutnya kami juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan Forkopimda,” katanya.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela persiapan pelantikan MUI Jawa Timur yang digelar di Grahadi. Selain Gus Ipul dan Khofifah, hadir pula Ketua MUI Jawa Timur KH Mutawakkil Alallah beserta sejumlah kiai.

Melalui pertemuan ini, PBNU berharap sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur semakin kuat sehingga pelaksanaan Muktamar NU 2026 di Jombang dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat bagi warga Nahdlatul Ulama maupun masyarakat luas. (RJY)

READ  Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat, Kemensos Libatkan 2.000 Taruna TNI-Polri di 178 Titik Se-Indonesia