NEWSKOTA.COM – Guna mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan, Telkomsel resmi menghadirkan Terpujilah GURU. Program ini merupakan inisiatif pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indonesia guna membantu mereka beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sekaligus mendorong peran strategis guru sebagai Educator, Creator, dan Innovator.
Rangkaian roadshow program ini sukses digelar di Kota Surabaya pada Jumat (22/6) lalu. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 200 guru tingkat SMA sederajat dari wilayah Kota Surabaya dan sekitarnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dra. Anastasia Moertodjo, MT selaku Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Surabaya & Sidoarjo.
Untuk memberikan materi yang aplikatif, Telkomsel menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Founder Science Hunter Indonesia – Reza Aulia Akbar, Creative Director – Rizky M. Mahjoeddin, dan Creative Educator & Strategist – Dicky Sukmana.
Menjawab Tantangan Kompetensi di Era AI
Di tengah akselerasi teknologi yang masif, peran guru kini dituntut untuk melampaui batas konvensional. Guru tidak lagi sebatas menyampaikan materi di kelas, tetapi juga memandu siswa dalam memahami dan memanfaatkan teknologi secara bijak.
Tantangan ini menjadi urgensi bersama mengingat hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) menunjukkan bahwa sekitar 81% guru di Indonesia belum mencapai standar minimum. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pendidik melalui program seperti Terpujilah GURU menjadi langkah yang sangat krusial.
Melalui platform pembelajaran yang praktis dan aplikatif, para peserta pelatihan dibekali kemampuan untuk langsung menerapkan keterampilan baru dalam aktivitas belajar mengajar sehari-hari. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan AI untuk produktivitas kerja, pembuatan konten edukasi yang kreatif, hingga teknik desain visual materi pembelajaran agar lebih menarik bagi siswa.
Program Berkelanjutan Targetkan Lebih dari 1.000 Guru
Program Terpujilah GURU dijadwalkan berlangsung selama periode Mei hingga September 2026 di berbagai kota di Indonesia. Dengan target menjangkau lebih dari 1.000 guru, program ini dilaksanakan secara terstruktur melalui beberapa tahapan seleksi dan pembinaan, mulai dari Scouting, Screening, Academy, Mentoring, hingga tahap akhir berupa Bootcamp.
Guna memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran secara lebih luas, para guru peserta akan memperoleh berbagai manfaat strategis, antara lain:
Peningkatan keterampilan digital (digital skills).
Portofolio materi ajar yang aplikatif.
Akses ke jejaring komunitas guru inovatif.
Dukungan pembinaan berkelanjutan serta apresiasi.
GM Region Network Operations and Productivity Jawa Timur Telkomsel, Hersetyo Pramono, menegaskan komitmen perusahaan dalam memajukan kualitas pendidikan nasional melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna.
“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel memberdayakan guru agar bisa melahirkan hari yang lebih baik dan masa depan gemilang. Terpujilah GURU hadir untuk membantu tenaga pendidik memanfaatkan teknologi secara tepat guna agar pembelajaran jadi lebih efektif, kreatif, dan berdampak,” ujar Hersetyo.
Sinergi untuk Dampak yang Lebih Luas
Untuk memperluas dampak positifnya secara berkelanjutan, Telkomsel juga menggandeng berbagai komunitas dan organisasi profesi keguruan, seperti PGRI, MGMP, Guru Pejuang Digital, PPG Prajabatan, hingga gerakan 1000 Guru.
“Didukung oleh ekosistem Telkomsel, mulai dari konektivitas yang lebih luas, AI tools, hingga platform digital, akses terhadap pembelajaran modern kini semakin terbuka luas di seluruh Indonesia. Saatnya guru bertransformasi untuk lebih dari sekadar mengajar, tetapi juga menjadi educator, creator, sekaligus innovator yang memimpin pembelajaran di era AI,” pungkas Hersetyo optimis. (XQG)




