BisnisPemerintahanUmum

Pemerintah Perkuat Pasokan, HET MINYAKITA Tidak Naik

321
×

Pemerintah Perkuat Pasokan, HET MINYAKITA Tidak Naik

Sebarkan artikel ini

NEWSKOTA.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan Harga Eceran Tertinggi (HET) MINYAKITA tetap berada di angka Rp15.700 per liter. Pemerintah saat ini memfokuskan upaya pada penguatan distribusi agar minyak goreng rakyat tersebut semakin mudah dijangkau masyarakat di berbagai daerah.

Menurut Budi Santoso, langkah utama yang dilakukan adalah memperluas distribusi MINYAKITA ke pasar-pasar rakyat melalui dukungan badan usaha milik negara (BUMN) pangan, yakni Perum Bulog dan ID FOOD.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Ia menjelaskan, keterlibatan kedua BUMN tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi sekaligus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng bagi masyarakat.

“Kami saat ini akan fokus pada distribusi MINYAKITA ke pasar-pasar rakyat melalui BUMN Pangan seperti Bulog dan ID FOOD. Kami harap, MINYAKITA akan semakin banyak di pasar,” ujar Budi Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Selain memperkuat distribusi ke pasar rakyat, pemerintah juga memastikan kebutuhan minyak goreng untuk program bantuan pangan tetap dapat terpenuhi. Namun, untuk pelaksanaan selanjutnya, kebutuhan tersebut akan menggunakan merek minyak goreng lain di luar MINYAKITA.

“Kalau kemarin sebagian dipakai untuk bantuan pangan, selanjutnya akan menggunakan merek lain. Detailnya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan produsen,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah meminta para produsen meningkatkan produksi minyak goreng merek alternatif atau second brand. Kebijakan ini bertujuan memperluas pilihan minyak goreng dengan harga terjangkau bagi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di pasar.

Budi menilai, minyak goreng alternatif saat ini sudah cukup banyak beredar di pasar rakyat sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada MINYAKITA.

“Kami juga meminta para produsen untuk memproduksi lebih banyak minyak goreng second brand. Sekarang pun sudah banyak di pasar rakyat, tidak hanya MINYAKITA. Jadi sudah mudah untuk didapatkan,” ujarnya.

READ  Festival Lari Anak Pertama Hadir di Surabaya, Bebelac dan Alfamidi Ajak Si Kecil Aktif dan Percaya Diri

Pemerintah berharap penguatan distribusi MINYAKITA serta peningkatan produksi minyak goreng alternatif dapat menjaga stabilitas harga di pasaran. Langkah tersebut juga diharapkan mampu memastikan kebutuhan minyak goreng masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau. (AJX)